Midwestern, wilayah bagian Amerika Serikat, pernah menjadi tempat paling trendi di utara Meksiko. Pada tahun 1250, pemukiman Cahokia, yang terletak tepat di seberang Sungai Mississippi dari kehidupan modern St. Louis, Missouri, memiliki populasi lebih besar daripada penduduk London. Tetapi dalam 100 tahun, distrik itu ditinggalkan dan belum ada satu pun ahli yang mengetahui penyebabnya. Namun kini, para arkeolog menempuh cara lain untuk mengungkap misteri lama ini, yakni meneliti jejak-jejak kotoran manusia. Molekul feses kuno membantu para ilmuwan memahami bagaimana perubahan iklim pada waktu itu mungkin menjadi salah satu penyebab terbesar punahnya peradaban di Cahokia. Tahun lalu, sebuah tim ahli iklim dan arkeolog menganalisis endapan dari dasar Danau Horseshoe di Illinois barat, tempat di mana Cahokia berada. Dengan membandingkan jumlah molekul tinja yang ada di setiap lapisan sedimen menggunakan indikator lingkungan yang menandakan kekeringan dan banjir, para ilmuwan d...
ika Anda meletakkan potongan anggur ke dalam microwave dan memanaskannya, maka sesuatu yang luar biasa akan terjadi. Buah kecil itu akan memuntahkan semburan kecil bercahaya, seperti api, yang dinamakan plasma. Para ilmuwan kini telah mengungkap misteri mengapa anggur menyala dengan cara seperti ini. Hal tersebut dikarenakan suhu microwave menciptakan "hotspot" elektromagnetisme. Para ahli mula-mula mencoba untuk membelah anggur menjadi dua bagian, kemudian meletakkan ke dalam microwave. Ketika dipanaskan, dalam suhu berapa pun, plasma mulai mencuat dari daging buah seperti air mancur. Zat ini sebenarnya berisi gas yang penuh dengan ion. Untuk sampai ke dasar mekanika, Pablo Bianucci, seorang professor asosiasi di Departemen Fisika di Concordia University di Montreal, baru-baru ini mencoba untuk memfilmkan berbagai macam anggur, hidrogel, dan telur puyuh yang diisi air menggunakan kamera berkecepatan tinggi, dengan menangkap 1.000 bingkai per detik. Para peneliti m...